alcove
welcome to my labyrinth..
ENJOY!!
another safehouse
the amateur
tY
female
the loves
Literary, Movies, Art, Photography, Music, Avant Garde, Something Called "freedom" and "time", Hujan, SENJA-SENJA-SENJA!, Ice cream, Coffe (not too sweet please..), Kevin Spacey, Tidur di bis, SOAD, Radiohead, Rock n Roll Mafia, Bjork, Sartre, Ke tempat asing sendirian sambil ngeliatin orang2 yang nggak kenal sama gwe, chasing the sunset in Jatinangor (maksudnya lari sore gitu...),Masuk keluar supermarket tanpa harus membeli apa-apa (it's fun! u should try it sometimes), ngayal, ngupil, dan....NYUCI!!!!hehe
the dislikes
hmmmmm, dont know :/
blog
Monday, April 02, 2007
300WELL,,WELL,,WELL,,what can i say about this movie..?? It's good..Really good epic movie.. Hm,,harus mulai dari manakan saya? Ouw,,mungkin dari settingannya..Sesuai,,bisa mengeluarkan aura gelap peperangan..Slow motion yang sering banget ditampilin ga membuat film ini jadi berlebihan,,theatrical lah..Sesuai porsinya..Bahkan sampai ke bagian yang menyajikan kesadisan pun,, menurut saya takarannya pas!Yang paling saya suka dari film ini adalah casting pemain nya..Aktor dan aktrisnya tidak pasaran.. No jokes!Terkadang saat menonton film,,saya lebih bisa menghayati alur ceritanya jika pemainnya tidak terlalu komersil dan atau "ngepop" namun tentu saja memiliki akting yang memukau. Hal tersebut membuat persepsi saya terhadap figur2 yang ada tidak tercampur baur dengan tokoh yang pernah para aktor/aktris mainkan di film2 mereka sebelumnya..
Hanya saja, entah kenapa saya menangkap sedikit nuansa rasis disana..Dalam 300,,sparta berusaha mempertahankan tanah dan kebebasan mereka dari pasukan Asia. Dalam dialognya pun, kerap tersebut kasta ras antara asia dan eropa. Pemikiran ini tiba2 saja menyergap saya, hampir mirip ketika saya menonton film James Bond : Die Another Day, yang banyak menuai kritik karena dianggap menghina Korea Utara. Meskipun tidak segamblang itu,,bangsa Asia di 300 digambarkan sebagai bangsa bar2, main keroyokan, mistis, tidak rasional, perempuannya tidak berotak dan hanya memiliki potensi di bidang seksual, dan bahkan rela diperbudak oleh sesama rumpun Asia yang dalam hal ini direpresentasikan oleh Persia di bawah otoritas Xerxes. Sementara sparta yang merepresentasikan bangsa Eropa, digambarkan kuat, kokoh, pemberani, rasional (menentang dukun dan oracles), dan meskipun raja Leonidas bersama 300 prajuritnya mati, mereka mati terhormat dalam posisi pahlawan! Nice! Hahaha...
Yah,,tapi justru itulah kelebihan lain dari film ini. Citra bangsa barat yang begitu memukau,, nyindir rumpun Asia dengan film yang bisa dipastikan meraup untung besar dari pasar Asia..
But the most catching things from this movie is Gerard Butler yang ntah mengapa miriiiip ama salah satu senior saya yang memilki akronim APG!Hahaa... Tinggal tambahin jenggot lebat, pake kontak lens biru, beberapa kerutan, perut kotak2 dan seragam sparta (yang "minimalis",hehe), jadilah si APG itu King Leonidas,,hehe..
Saya dan teman saya yang juga ngefans ama APG itu bahkan berimajinasi, jangan2 ruh Leonidas melayang menyeberang lautan dan danau toba hingga mentis ke APG!wakakag,,dasar bodoh..
Tapi film ini memang layak tonton..It got so many punch words about freedom, gut, strength, and struggle for hope..