alcove
welcome to my labyrinth..
ENJOY!!
another safehouse
the amateur
tY
female
the loves
Literary, Movies, Art, Photography, Music, Avant Garde, Something Called "freedom" and "time", Hujan, SENJA-SENJA-SENJA!, Ice cream, Coffe (not too sweet please..), Kevin Spacey, Tidur di bis, SOAD, Radiohead, Rock n Roll Mafia, Bjork, Sartre, Ke tempat asing sendirian sambil ngeliatin orang2 yang nggak kenal sama gwe, chasing the sunset in Jatinangor (maksudnya lari sore gitu...),Masuk keluar supermarket tanpa harus membeli apa-apa (it's fun! u should try it sometimes), ngayal, ngupil, dan....NYUCI!!!!hehe
the dislikes
hmmmmm, dont know :/
blog
Tuesday, December 06, 2005
30.11.2005
Wednesday...
23.04
Aku bertemu Dasamuka...
baru saja...
dia datang berderai tawa..
"eh, ada kau rupanya", ia menyapa.
"jadi bagaimana kelanjutan kisah yang kau khawatirkan itu?" tanyanya sambil masih terkekeh...
Otakku menjawab, "berhentilah berpura-pura peduli Dasamuka"
Ia kembali tertawa, mengajakku...
Tapi aku terlalu malas untuk mau..
Mungkin si dasamuka bermaksud menghiburku
Otakku berkata, "berhentilah berpura-pura peduli Dasamuka"
Ia seperti mabuk...
Ia memakai wajahnya yang entah keberapa..
Asumsiku punya sepuluh...
Atau lebih aku tak peduli...tak mau repot menghitung...
Yang pasti banyak...
Tapi tawanya hilang melihat aku yang terpaku bisu....
dan Muak tentu...
Otakku berharap, "jika saja kau mau berhenti berpura-pura seakan kau peduli Dasamuka"
Mimiknya berubah...
Ia sedang berganti topeng...
Keseriusan...
Kepedulian...
Otakku mengiba, "tolong, berhentilah berpura-pura peduli Dasamuka"
"Ntar yah", ujarnya kepadaku...
Entah apa maksudnya...
Ingin aku menunggu??
Terlambat...
Masamu sudah lewat...
Aku sudah kembali kuat...
Tenang saja Dasamuka, aku tak akan berkata pada siapa bahwa kau punya sisi jahat...
Otakku berteriak, "oh, aku hanya ingin kau benar-banar berhenti berpura-pura peduli Dasamuka!!!!"
Tapi aku menunggu...
Dan aku kembali tertipu...
Otakku bersabda, "harusnya aku tahu kau hanya pura-pura peduli Dasamuka"
hahaha, bodohnya....
kini aku bisa tertawa Dasamuka...
Mari lanjutkan sandiwara ini...
Aku terlalu lelah untuk peduli...