the amateur
tY
female
the loves
Literary, Movies, Art, Photography, Music, Avant Garde, Something Called "freedom" and "time", Hujan, SENJA-SENJA-SENJA!, Ice cream, Coffe (not too sweet please..), Kevin Spacey, Tidur di bis, SOAD, Radiohead, Rock n Roll Mafia, Bjork, Sartre, Ke tempat asing sendirian sambil ngeliatin orang2 yang nggak kenal sama gwe, chasing the sunset in Jatinangor (maksudnya lari sore gitu...),Masuk keluar supermarket tanpa harus membeli apa-apa (it's fun! u should try it sometimes), ngayal, ngupil, dan....NYUCI!!!!hehe
the dislikes
hmmmmm, dont know :/
blog
Tuesday, December 13, 2005
Suatu pagi, di terminal ada seorang anak kecil, bertubuh dekil, tertidur, berbantal sebelah lengan, berselimut debu jalanan..persis Lirik lagunya Iwan Fals..
Selang beberapa menit kemudian tubuh ringkih itu bangkit tertatih...Menapaki satu2 tangga bus yang aku tuju...Lalu ia memilih satu bangku dijejeran tiga tempat, dan kembali terlelap...Aku memalingkan wajahku lagi...Getir, melihat anak bercelana pendek merah khas sekolah dasar itu tertidur karena mabuk...
Ya, mabuk lem...Itu bukan pemandangan asing di Tanjung Priok...mungkin juga di belahan bumi Indonesia...Anak-anak yang tidak bersekolah..Anak-anak yang memilih mencari makan di jalan...Anak-anak yang asing akan perlindungan..Anak-anak dengan kosakata kotor yang lancar mengalir dari kerongkongan...
Anak-anak yang telah tumbuh dewasa dan seakan menikmatinya...Lalu seorang pengamen dewasa datang membangunkannya...lebih tepat menyuruhnya untuk turun dari bus..."Mau dicabulin sama keneknya?"canda si pengamen sambil tertawa melihat mata merah si anak..
Anak itu hanya tertawa, membuka matanya setengah, lalu sempoyongan berjalan, berdiri di sampingku, menunggu bis menepi, bergegas pergi...
Kutanya "tinggal dimana?"
Ia jawab "Ada urusan apa?"
"Nggak sekolah?" tanyaku lagi (dengan bodohnya..)
"Sekolah bukan buat orang susah"....Beberapa ludah terkucur dari bibirnya...
Aku tersenyum, kecut..Lalu ia menoleh sesaat, melihatku dari atas ke bawah...lalu tersenyum samar, dan turun...Matanya berkabut...
Seketika aku sadar yang aku ajak bicara bukanlah seorang pemabuk, bukan jua seorang kriminal, ia hanyalah seorang anak...seorang yang aku juga pernah menjadi...belasan tahun yang lalu...
Sometimes i lost my time to sleep...Sometimes i even dream about it...I think it sort of dillemma u know..What we should do about that kids that spend almost all of their life in the street..While we want to help them, they look so cynically and carelessly..They look us and than say it with their eyes "what do u care?"..Saat kita berusaha nolong mereka dan bilang kalo "u shouldn't be here", or "u should get a better life and education"...They'll laugh at us...Like we some kind of moron, insane or something...It's a fucking dilemma!Kalo gwe nggak ngasih perhatian mereka, jujur, gwe nggak nyaman, gwe ngerasa, I should do something..kesel sih kadang, mereka kelotokan abis!Ngeselin!Kurang ajar...Tapi apa itu salah mereka?Nggak...Bahkan kalo anak yang mabok lem pas gwe naik bis kemaren meninggal seketika yah, dia nggak bakal ditanya-tanya di akherat sana!Dia masih suci...Innocent...Baligh aja belom!Mimpi basah aja belom!Belom bisa mutusin mana yang baik mana yang bener...Kalo mereka berpikir mereka bisa idup dengan melucuti rasa iba kita sehingga merogoh kocek menurut gwe itu bukan salah mereka...Bapak ibunya memang mungkin yang menanamkan dogma keparat semacam itu...Mungkin orangtua2 itu terlalu malas,....tapi bisa juga terlalu buntu dan desperate...Suratan nasib?i don't know...i'm to tired to find out several days...Gwe selalu mau nolong mereka, tapi di satu sisi itu juga nggak didik...Sekarang gwe nggak bisa bedain lagi mana anak yang kerja untuk hidup dan sekolah dengan keinginan membantu orang tua mereka yang sakit2an, anak yatim-piatu yang struggle supaya besok masih bisa bernapas...dengan anak2 yang dijadikan komoditi orang tuanya atau mengkomersialkan dirinya sendiri dan malas sekolah...Parahnya, logika gua sekarang terlalu malas untuk menyelidiki mereka, perduli dengan keadaan mereka...But somehow...I still wanna struggle for them..don't know why...Kemaren pas christin nelpon dia cerita soal kata2nya Dorce tentang orang jalanan...Kata Dorce, mereka ada karena kita...mereka ada bukan tanpa alasan...sadar nggak sadar, kemiskinan menciptakan mereka, kesenjangan dan kecemburuan sosial juga...Dan siapa yang menciptakan itu?Ah...benang merahnya terlalu panjang dan terlalu kusut untuk dirunut...I wanna be their doctor and heal their mind...Bukan badan mereka yang sakit, tapi pemikiran mereka...
Hah..Pencarian mereka akan kehidupan yang lebih baik mungkin tak pernah berujung dan tak pernah puas...Ada yang kosong didiri merek
Dan gwe pengen ngisi itu...karena...pikir gwe... believe it or not...itu juga ngisi ceruk di hati gwe...bukankah selama hidup kita selalu mencari sesuatu untuk memaknai hidup ini...Perhaps gwe nggak bakal sepenuhnya menyeka kabut di mata anak-anak itu...Tapi seenggaknya gwe nggak pura2 nggak ngeliat kabut itu..Entahlah...Just give it a shot!Eventough still can't figure how to deal with it....