alcove
welcome to my labyrinth..
ENJOY!!
another safehouse
the amateur
tY
female
the loves
Literary, Movies, Art, Photography, Music, Avant Garde, Something Called "freedom" and "time", Hujan, SENJA-SENJA-SENJA!, Ice cream, Coffe (not too sweet please..), Kevin Spacey, Tidur di bis, SOAD, Radiohead, Rock n Roll Mafia, Bjork, Sartre, Ke tempat asing sendirian sambil ngeliatin orang2 yang nggak kenal sama gwe, chasing the sunset in Jatinangor (maksudnya lari sore gitu...),Masuk keluar supermarket tanpa harus membeli apa-apa (it's fun! u should try it sometimes), ngayal, ngupil, dan....NYUCI!!!!hehe
the dislikes
hmmmmm, dont know :/
blog
Tuesday, December 06, 2005
26.11.2005 Sunday 17.29 Aborsi... Kata-kata yang begitu kutakuti... Bagiku lebih menakutkan daripada membunuh... Memang sama saja mungkin...menghilangkan nyawa... Tapi bagiku aborsi lebih daripada itu... Tak sekedar membunuh....tapi membunuh sesuatu yang tidak berdosa... Sesuatu yang bahkan belum bisa mengeja D-O-S-A... Adakah aborsi dibenarkan seandainya hasil perkosaan...sesuatu yang biadab...?? Apakah sesuatu yang tercipta dari kebiadaban turut merintis dosa dan kekotoran... Jika aku yang hamil saat aku belum siap, beranikah aku untuk mempertahankannya? Aborsi... Bisakah seorang ibu melucuti dirinya dari rasa berdosa ketika membunuh anaknya? Logiskan perbuatan itu demi menyelamatkan kehormatannya di mata orang lain? Jika aku menemani seseorang untuk aborsi padahal aku menentangnya, apakah aku turut mendukungnya? Aborsi... Begitu asing... Untuk si jabang bayi terutama.. Apa yang mereka rasakan? Saat tubuh mungilnya dihujam berbagai macam benda, pukulan... Dirajam dengan berbagai tekanan... Hey janin lunak... Adakah memang kau tak pernah berharap dilahirkan? Adakah kau mendendam pada ibumu nanti...? Adakah kau mendendam pada dunia? Aborsi... Bentuk kekejaman duniakah? kesombongan manusiakah? Keegoisan individukah? Ketakutan?Ketidaksiapan? Aborsi... Kata itu membuatku benci....Entah kenapa....Seharusnya tidak...seharusnya tidak!!!!... Karena Bukan aku.... Janin itu tidak datang di rahimku.. tidak mengetuk pikiranku bersama ketakutan dan kebingungan... Janin itu datang lewat dosa...tapi ia tak berdosa Ataukah datangnya janin itu menghapus dosa?Seharusnya menghapus dosa, segala ketakutan, kakalutan, dendam, benci, kotor..... Apakah janin itu menghisap segala itu, karena ia lahir dengan ketidaktahuan... Mengingatkan ibunya kalau semuanya bisa kembali putih seperti dirinya...Bahwa semuanya bisa kembali baru dalam bantuk yang lebih baik seperti dirinya... Aborsi... Adakah janin adalah pelajaran bahwa seluruh hidup adalah perjuangan dan proses....terkadang membingungkan, menakutkan...?? Aborsi... Haruskan kau kukutuk? Berhakkah aku... Dosakah itu? Ah, bahkan dosaku terlalu berlimpuh, membuatku terkadang malas untuk bersimpuh Hingga kini aku hanya bisa mengangisi adamu...